cerpen remaja
hi guys ,mau tau tentang cerpen ini,cerpen ini merupakan berawal dari kejenuhan aku semasa SMA,pada saat itu aku memulai untuk menulis dan membuat cerpen,aku juga punya hobi menulis dan sering berkhayal hal hal yang tidak penting,akhirnya aku juga mampu menulis beberapa cerpenku yang harus kawan kawan baca.....silahkan baca guysss...
oh ya satu lagi bisa juga kok kalo kalian ingin komentar dan lain lain...
oh ya satu lagi bisa juga kok kalo kalian ingin komentar dan lain lain...
cerita cintaku
“ Aduh
capeknya ........!!!” kata Tasya dengan nada terengaah engah, hari ini Tasya
mulai lari pagi pukul 6.30 dengan lari
pelan pelan karna kelelahan. Namun, tiba tiba tali sepatunya lepas dengan duduk jongkok ia
pun mengikat sepatunya, namun dari belakang ada seseorang yang menabraknya “awwwwww.........!!!” teriaknya dengan nada tinggi.”ooooh sor...sorry!” dengan nada gugup
cowok tersebut meminta maaf kepada cewek tersebut” hey apa kamu ngak punya mata
ya!” Tanya Tasya kepada cowok itu,cowok tersebut berkata ”hey! kamu aja tu yang
jongkok di tengah jalan, bukan salah aku dong! “ “ooo..jadi kamu salahin aku
gitU?”Tasya sedikit marah .”woi.. cewek jutek,kamu aja yang cari masalah sama
aku” dia marah terhadap Tasya . “hey cowok ganas pergi kamu sana ...”Tasya pun
tak mau kalah dengan dia, sedikit demi sedikit cowok nyebelin itu menjauh dari
Tasya..dengan gaya sok kerennya yang mengedipkan mata dari jauh kepada Tasya,setelah
itu Tasya tak menghiraukannya lagi.. dia pun memalingkan muka ke arah lain,tapi Tasya berpaling sekali
lagi ke arah cowok itu.
***
Hembusan angin malam membuat Tasya terselimuti oleh
dinginnya malam,tiba-tiba pikiran Tasya melayang entah kemana
tujuannya....tapi,entah apa yang terselip di benak Tasya tentang tingkah Tasya
terhadap sang cowok tadi pagii.....”yahhhhh....”Tasya menghela nafas suatu ketika “alamakkkk.....kenapa
gini jadimya ,untuk apa aku mikirin kejadian yang tadi apalagi cowok yang ganas
ituuu....aduuuuuu,udah2 ngak usah di pikirin lagi!” aku berbicara sendiri,tak
kupikirkan lagi kejadian itu Tasya pun langsung menarik selimut terfavoritku
untuk menuju ke alam mimpi.
Tetesan embun pagi ku lihat melalui jendela
kamar ketika ku buka....karna hari ini hari minggu..semangat pada hari ini
tinggi,jadi aku berniat untuk berjalan di sekitar komplek perumahanku,kulihat
beberapa pohon yang menghijau disekitar pagar perumahan,”yah...” kuhelakan
nafasku karna sudah agak jauh dari rumah ku dan aku putuskan untuk berhenti
sejenak di bawah pohon mangga yang rindang dengan buah yang lebat membuat aku
tergiur,namun tiba-tiba sesuatu jatuh tepat di kepala ku,ku lirik di sekililing
ku namun tidak ada seorang pun insan yang terlihat dan ketika Tasya
mencari-cari di atas pohon mangga itu..eh rupanya ada orang “hey,siapa itu?”
tanya ku ke arah atas pohon itu,rupanya yang tasya liat itu si cowok yang kemaren
pagi tabrak Tasya “oalahhh..kamu lagi,kamu lagi,apa sih mau mu?” cetusku, “uups
sorry! Aku ngak sengaja..Tasya ngak tau kalo ada orang di bawah”dia mengemis
kecil kepada ku, “enak aja kamu,kulit mangga bekas kamu makan itu kenak kepala
ku,kamu Cuma mintak maaf,ogah ah!” balas ku “jadi aku harus gimana dong,biar
kamu tu maafin aku? ”tanya cowok itu,”nah..sekarang Tasya gunain kesempatan ini
dengan sebaik-baik mungkin” bisik hati kecil ku, hahahaha..... asiikkkk ada
mangsa baru nih,aku pun
bergegas langsung pergi tanpa ada kata penutup dan
tidak menghiraukan dia lagi,sepertinya cowok itu bingung terhadap ku.
Hari minggu sudah kulewati walaupun kurang
menyenangkan,pagi ini aku agak lumanyan telat,namun dari jarak jauh terlihat
seorang yang tak asing lagi bagi ku,yah...dia lagi sudah ku duga,tapi ngak
penting pikirku...aku heran kenapa makin lama,cowok ini makin dekat jarak
dengan aku,aku bertambah bingung...”hey...” sapa manis cowok ini ,”hey juga..”
aku membalasnya.
Dengan sedikit senyum ,berarti cowok itu sekolah di
sini juga desah dalam benakku ,aalah ngapain aku pikirkan dia .dari jauh
terdengar suara memanggil namaku ketika aku ikuti kearah tersebut ternyata TS alias
teman sejati yang memanggil aku,yah terpaksa aku menunggunya...semakit dekat
dengan ku dan aku pun sangat mengharapkan chika(nama panggilannya) mau
mendengar curhatan ku.
*****
Di
kelas suasananya ngak mendukung banget
bagi ku,walaupun gitu ini tetap kelas ku,yeps! Aku berniat untuk langsung
bercerita ke chika masalah yang sedang ku alami sekarang,namun mata ku tertuju
ke selembar kertas putih yang ada di laci meja ku,kulupakan niat tadi dengan
menggantikan niat baru yaitu membaca selembar kertas itu...aku heran apa maksud
surat ini,penasaran ku pun makin melonjak tak sabar tangan ku pun langsung
bereaksi......
“Salam
hangat .......
Sorry
yaach kejadian yang kemaren mungkin membuatmu tersakiti namun aku tidak
bermaksud menyakiti hatimu tapi,aku hanya ingin mengenalmu lebih dekat .....
Wassalam..........
From
:ADITYA PUTRA PRATAMA
Kata kata itu membuat aku heran, aku pun memutar
pikiranku tentang yang kualami kemaren “berarti dia sekolah di smu cendrawasih ini
juga tohh....?”desahku .hey tasya jangan
melamun kata ts aku yang mentel itu??? Akupun meletakkan surat itu deengan
cepat ???t . aaah.... mana ada aku ngak melamun kok kata tasya
dengan nada tersipu malu ,eeeeh jangan bohong kata chika, iya iya gak bohong
kata tasya dengan penuh harapan. Bel pun berbunyi. Jadi kita sekarang mau kemana tanya chika
dengan wajah penuh penasaran kekantin yokkk........ Jawab tasya dengan nada
tinggi di depan kelas kakak kelas tasya melihat seseorang yang ia kenal. Dari
jarak jauh cowok tersebut senyum dengan tasya, tasya pun membalas senyumnya. Dari
jarak jauh sudah nampak orang berkerumunan dikantin,mereka selalu berdesak
desakan dikantin dengan niat ingin mendapatkan kue yang mereka sukai,chika pun
ikut bergabung kesana, aku hanya termenung melihat tingkah mereka yang unik.
Akhirnya chika bisa
Comments
Post a Comment