jenis jenis penyakit pada sawit dan cara pengendaliannya



penyakit pada tanaman budidaya biasanya disebabkan oleh Virus,Bakteri
dan jamur
Penyakit tanaman merupakan suatu penyimpangan atau abnormalitas tanaman yang bentuknya beragam mulai daun meguning,bercak bercak coklat,busuk batang,dan ada juga yang keriput
ØPenyakit tajuk(crown desease)
Penyakit ini tergolong penyakit turunan dan secara umum sangat terlihat pada tanaman kelapa sawit berusia 2-4 tahun setelah penanaman.Ciri cirinya terlihat pada daun pertengahan hingga keujung pelepah yaitu daun kecil-kecil sobek atau tidak memiliki helai daun sama sekali.
penyakit ini tidak bisa diberantas, tetapi hanya bisa dilakukan pembuangan bagian yang terserang untuk memperbaiki bentuk tajuk dan mencegah infeksi sekunder dari jamurfusarium sp.


Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk menanggulangi penyakit ini adalah sebagai berikut ;


  • Menggunakan bibit yang sehat dan berkualitas dan jelas asal – usulnya
  • Menggunakan bibit bersertifikat yang sudah terbukti kualitasnya,
  •  Menyingkirkan tanaman-tanaman yang memiliki gen panyakit tajuk.
  • Pastikan piringan selalu bersih dari gulma pengganggu.

         ØANTROKnoSA DAUN


Gejalanya
 dengan cepat berubah warna menjadi coklat tua dan membesar.  Pada bagian luar bercak dikelilingi dengan halo berwarna kuning sehingga tampak jelas batas antara jaringan yang terinfeksi dengan yang sehat.
Menyebarnya melalui bantuan angin
Penyebab
qBotryodiplodia  theobromae,  
q Glomerella sp
qMelanconium sp.

Pengendalian secara terpaduPemupukberimbang  dengan standarMemisahkan bibit sakit dari bibit sehatan

Pengendalian secara kimiawi
dilakukan penyemprotan  fungisida  Dithane  M-45/80 WP (konsentrasi  0.15%-0.2%) dengan interval penyemprotan 7-10 hari.

      PENYAKIT BUSUKTAJUK

Gejalanya


janur berwarna pucat, condong dan akhirnya patah, Lalu sedikit demi sedikit daun bawah berwarna kuning suram, tidak mengkilat, dan menjadi coklat. apabila batang dilubangi akan keluar cairan berwarna kuning yang berbau busuk. Jika hal ini terjadi, dampak yang dirasakan tanaman sawit adalah batang tanaman menjadi kerdil, kurang berisi dan tumbuh tidak normal
penyebabnya

sebagai akibat serangan jamur Phytophthora palmivora, Erwinia sp., Bacillus

Pengendalian secara terpadu
titik tumbuhnya busuk dapat dipotong seluruh jaringan yang  terinfeksi

Pengendalian secara kimiawi
Supaya hasil fungisida lebih optimal dapat ditambah dengan  dosisnya 5 ml. dioleskan fungisida sistemik binomil dengan dosis 5 gram per pohon


BUSUK BATANG ATAS

Gejalanya

Daun berubah warna,hingga akhirnya pucuk daun layudan akhirya busuk pada batang

Penyebabnya jamur Formex noxius



Pengendalian hayati yaitu perlakuan bibit dengan jamur antagonis (Trichoderma spp,dan Mikoriza 


Untuk meningkatkan pertahanan tanaman terhadap serangan penyakit BPB pada pembibitan kelapa sawit, ke dalam polibag ditambahkan 15-30 gram Mikoriza Arbuskular Vasikular (MVA). Pada saat bibit dipindahkan ke lapangan, ke dalam lubang tanam ditambahkan jamur Trichoderma spp. sebanyak 50-75 gram.




Pengendalian secara Kimiawi. Pengendalian kimiawi dengan aplikasi fungisida berbahan aktif triadimenol dan Triademorph 10-20 cc untuk menahan perkembangan penyakit


ØDry basal rot(penyakit busuk kering)/Ganoderma
Penyebab : cendawan Ceratocyctis paradoxa.

Gejala serangan :
§ Tandan buah yang sedang berbunga mengalami pembusukan.
§ Pelepahnya mudah patah, tetapi daun tetap berwarna hijau untuk beberapa saat, meskipun pada akhirnya akan membusuk dan mongering.
§ Semua gejala tersebut sesungguhnya disebabkan karena terjadinya pembusukan (busuk kering) pada pangkal batang.

Pengendalian secara Hayati
Menanam bibit yang bebas dari infeksi penyakit ini.

Pengendalian secara kimiawi
Dari hasil penelitian fungisida berbahan aktif hexaconazole biasa digunakan dengan menginjeksikan ke dalam batang tanaman.

Penyakit garis kuning(Chiemera)

Gejalanya
awal ditandai dengan berkembangnya garis-garis hijau pucat hingga keputihan pada anak daun, selanjutnya berbintik-bintik sehingga daun tampak berwarna jingga

Penyebab
Fusarium oxysporum

Pengendalian secara Hayati
Melakukan inokulasi penyakit pada bibit dan tanaman muda. Hal ini bertujuan agar serangan penyakit di persemaian dan pada tanaman muda dapat berkurang


sekian semoga bermanfat gan....

Comments

Popular posts from this blog

deskripsi jagung manis varietas bonanza

cerpen remaja

puisi dibulan maret